Respons Cepat Presisi, Polsek Pujananting Tinjau Kondisi Sosial Masyarakat di Kampung Terpencil Mammekke

Respons Cepat Presisi, Polsek Pujananting Tinjau Kondisi Sosial Masyarakat di Kampung Terpencil Mammekke

BARRU , – Semangat “Presisi” dan kepedulian terhadap kemanusiaan ditunjukkan secara nyata oleh jajaran Polsek Pujananting. Pada Selasa sore (10/02/2026), Kapolsek Pujananting, Iptu Sahabuddin , memimpin langsung aksi respon cepat mendatangi Kampung Mammekke , Dusun Bontorea, Desa Jangan-Jangan, sebuah wilayah di Kabupaten Barru yang hingga kini masih dalam kondisi terisolir.

Kunjungan ini dilakukan bersama Kasi Trantib Kecamatan Pujananting, Ali Akbar, S.Sos , guna meninjau langsung kondisi masyarakat yang bermukim di wilayah dengan kondisi geografis ekstrem tersebut.

​Kampung Mammekkediketahui belum Cakrawala Pembangunan Infrastruktur Dasar secara memadai. Hingga saat ini, warga di sana masih bertahan tanpa:

​Jaringan Listrik: Belum ada akses energi listrik permanen.

​Akses Komunikasi: Wilayah ini masih terputus dari jaringan informasi digital.

​Infrastruktur Jalan: Medan yang berat membuat kendaraan roda empat hanya mampu mencapai Dusun Bontorea, meninggalkan sisa perjalanan kiloan meter yang harus ditempuh dengan berjalan kaki.

​Dalam kunjungan tersebut, Iptu Sahabuddin bersama tim melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap kondisi sosial dan jumlah warga. Hal ini bertujuan untuk memastikan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga meski di daerah terpencil.

​”Kami hadir untuk memastikan negara ada di tengah masyarakat, meski di medan yang sulit sekalipun. Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan agar kondisi warga di Kampung Mammekke ini mendapat perhatian serius dari pihak yang berwenang,” ujar Kapolsek.

​Salah satu tantangan terbesar adalah saat terjadi darurat medis. Kapolsek mengungkapkan bahwa personel kepolisian bersama aparat desa dan warga seringkali harus mengevakuasi warga yang sakit atau ibu melahirkan secara manual menggunakan tandu darurat .

Proses evakuasi ini bukanlah hal yang mudah, karena petugas harus menempuh jarak berkilo-kilo meter dan seringkali terpaksa tiba di sungai dengan arus deras di musim hujan untuk mencapai akses kendaraan empat empat terdekat.

​Kegiatan yang berakhir pada pukul 18.00 WITA ini berlangsung dengan aman dan tertib. Warga Kampung Mammekke memberikan respon positif dan mengapresiasi kehadiran Polri serta pemerintah kecamatan yang siap turun langsung melihat kesulitan yang mereka alami sehari-hari.

Turut hadir dalam rombongan tersebut antara lain Wakapolsek Pujananting Ipda Khaedir Ali, SH, MH , serta Bhabinkamtibmas Desa Jangan-Jangan, Aipda Nawir .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *