Makassar Sulawesi Selatan, 23 Januari 2025 – Kodam XIV/Hasanuddin menggelar rapat paparan kesiapan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Bina Yudha (RBY) Makodam Makassar dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Barru, Danrem 141/Toddopuli, Dandim 1405/Parepare, Ketua DPRD Kabupaten Barru, Plh. Sekda Kabupaten Barru, serta perwakilan dari dinas terkait seperti Kadis PUTR Perkim, Kadis DPMDPPKBPPA, Plt. Kepala Bappelitbanda, dan Kabid Perumahan Dinas PUTR Perkim Kabupaten Barru.
Pangdam XIV/Hasanuddin: TMMD Aktualisasi Budaya Gotong Royong
Dalam paparannya, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, menjelaskan bahwa program TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral yang bertujuan membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“TMMD adalah aktualisasi budaya gotong royong yang merangkul seluruh elemen bangsa. Program ini menyatukan perbedaan dan menyelaraskan kepentingan lintas sektoral untuk akselerasi pembangunan, terutama di daerah 3T: Tertinggal, Terisolir, dan Terluar,” ujar Pangdam.
TMMD Ke-123 mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”. Program ini akan dilaksanakan di empat wilayah, yaitu Kodim 1405/Parepare dan Kodim 1424/Sinjai di Sulawesi Selatan, Kodim 1427/Pasangkayu di Sulawesi Barat, serta Kodim 1416/Muna di Sulawesi Tenggara.
Bupati Barru menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD yang kembali difokuskan di wilayah Kabupaten Barru. “Kabupaten Barru memiliki 40 desa, dengan 7 desa masuk kategori maju dan 33 desa lainnya sebagai desa mandiri. Dua desa yang menjadi lokasi TMMD tahun ini adalah Desa Siawung di Kecamatan Barru dan Desa Binuang di Kecamatan Balusu,” jelas Bupati.
Pelaksanaan TMMD di Kabupaten Barru dijadwalkan mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2025. Fokus kegiatan fisik meliputi perintisan jalan penghubung antar dusun di Desa Siawung dan Desa Binuang, pembangunan WC umum, pengelolaan air bersih, serta pembangunan rumah layak huni di masing-masing desa.
“Selain kegiatan fisik, ada juga kegiatan non-fisik seperti penyuluhan hukum, sosialisasi bahaya narkoba, pemeriksaan kesehatan, dan pengukuhan program penanganan stunting. Ini akan menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan mempererat kebersamaan,” tambah Bupati.
Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan kesiapan bersinergi dengan Kodim 1405/Parepare untuk menyukseskan TMMD. Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat desa.
Rapat juga diisi dengan paparan kesiapan oleh para Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD di wilayah masing-masing. Selain itu, Kapendam XIV/Hasanuddin Letkol Arm Gatot Awan Febrianto turut memaparkan rencana Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) untuk para Dansatgas dan wartawan dari berbagai media.
Dengan semangat kebersamaan, TMMD Ke-123 Tahun 2025 diharapkan dapat menjadi katalisator pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah 3T.
